BIAYA PELUANG dan BIAYA SEHARI-HARI

    Tidak satupun menyangkal bahwa pada dasarnya manusia dalam menapak kehidupannya senantiasa mengeluarkan biaya.Biaya adalah pengeluaran dalam bentuk financial atau uang untuk memenuhi suatu kebutuhan. Ada juga yang mengatakan bahwa biaya adalah pengorbanan dengan jumlah tertentu untuk suatu tujuan. Berdasar dari itu maka biaya dapat disimpulkan bahwa pengorbanan yang dapat dinilai dengan uang untuk memenuhi kebutuhan.
     Disuatu perusahaan, biaya merupakan pengorbanan ekonomis untuk memproduksi suatu barang, memasarkan suatu barang, atau kegiaatan lainnya. Jika pengeluaran itu untuk memproduksi suatu barang, maka pengeluaran tersebut disebutt biaya produksi. Jika untuk memasarkan suatu barang disebut biaya pemasaran. Oleh karena biaya terdiri dari biaya eksplisit dan biaya implisit. 
        Biaya eksplisit perusahaan adlah pembayaran tunai unutuk mendapatkan sumber daya yang dibeli dipasar" sumber daya". Didalam perusahaan, sumberdaya adalah segala sesuatu yang diperlukan untuk kegiatan perusahaan. Biaya sumber daya dapat berupa upah, sewa, bunga, asuransi. pajak, dan sejenisnya. Dengan kata lain , biaya eksplisit adalah biaya sumber daya perusahaan dalam bentuk pembayaran tunai.
          Selain itu pengeluaran secara tunai atau biaya eksplisit, perusahaan juga menghadapi biaya implisit yang merupakan biaya peluang (opportunity cost) dari pemamfaatan sumberdaya milik perusahaan atau pemilik perusahaan. Biaya peluang ada karena seseorang melakukan suatu aktivitas dan mengorbankan aktivitas lainnya. Biaya peluang berbeda debngan biaya sehari-hari. Biaya sehari-hari adalah pengeluaran yang harus dilakukan untuk melaksanakan suatu kegiatan(kegiatan ekonomi), tanpa memperhitungkan kerugian karena dikorbankannya kegiatan lain. Singkatnya, biaya sehari-hari timbul dari kegiatan apa yang dilakukan. Untuk lebih jelasnya perhatikan illustrasi berikut.
       Kelana sakti sebagai manajer di salah satu perusahaan perhotelah bintang lima yang terkenal di makassar. kelana sakti mendapat gaji perbulan sebesar Rp. 30.000.000,00 perbulan karena ingin mengembangkan diri, ia berhenti bekerja sebagai manajer dan membuka restoran luna maya. Rumahnya dijadikan  Restoran. Sebelum dijadikan restoran rumahnya disewakan sebesar Rp.25.000.000,00 perbulan. Untuk modal kerja ia mnegambil depositonya sebesar Rp.600.000.000,00 yang berbunga Rp. 6.000.000,00 perbulan. Pada catatan laporan pengelolaan restoran luna maya tercatat.     
            Jika laba akuntansi lebih kecil daripada biaya peluang, maka perusahaan sebenarnya merugi. Jadi, jika penerimaan restoran luna maya Rp. 160.000.000,00 lebih baik kelana sakti kembali jadi manajer perhotelan berbintang lima itu.

LAPORAN PENGELOLAAN RESTORAN  LUNA MAYA

Laporan laba rugi untuk bulan september 2014
Penerimaan total...................................................................................Rp. 160.000.000,00
Dikurangi biaya eksplisit:
Biaya tenaga kerja..............................................Rp. 80.000.000,00
Bahan dan peralatan...........................................RP.  20.000.000,00
                                                                       ----------------------+
Jumlah biaya eksplisit .....................................................................Rp(   100.000.000,00)
                                                                                                          ------------------------    
Laba akuntansi..................................................................................Rp.      60.000.000,00
Dikurangi biaya implisit:
Gaji Kelana Sakti sebagai manajer ..................Rp. 30.000.000,00
Bunga deposito   ............................................ RP   6.000.000,00
Sewa rumah ....................................................Rp 25.000.000,00
                                                                     ---------------------+
Jumlah biaya implisit..........................................................................(Rp.   61.000.000,00)
                                                                                                        --------------------------
Kerugian...........................................................................................Rp.       1.000.000,00
                                                                                                        =================
Pembahasan berikut skala prioritas dan pengelolaan keuangan
                                                                                                                         

0 Response to "BIAYA PELUANG dan BIAYA SEHARI-HARI"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel