POLITIK EKONOMI | ekonomiakuntansiid



        Meskipun para pelaku ekonomi sudah menjalankan kegiatannya berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi yang dilakukan secara hati-hati, bukan berarti akan berjalan tanpa kendala. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah perencanaan dan strategi yang disebut sebagai kebijakan ekonomi.  Yang biasa dikenal dengan politik ekonomi.
         Politik adalah upaya atau taktik untuk memperbaiki suasana kehidupan masyarakat. Jadi, sebenarnya secara murni orang berpolitik tujuannya adalah untuk memperbaiki keadaan atau untuk menjaga stabilitas baik dari segi pemerintahan, ekonomi maupun sosial budaya. Akan tetapi tulisan akan meenguraikan mengnai politik ekonomi. Secara jujur Politik ekonomi adalah kebijakan yang dijalankan untuk memperbaiki keburukan ekonomi yang sedang berlangsung. Misalnya, untuk memperbaiki inflasi maka pemerintah atau pemegang otoritas moneter dalam hal ini Bank Indonesia akan melaksanakan politik ekonomi yang disebut politik moneter. Politik meneter atau tindakan moneter yang dijalankan untuk menekan laju inflasi adalah menaikkan diskonto, melaksanakan operasi pasar terbuka, dan meningkatkan cadangan umum bank-bank.
                Selain hal tersebut diatas Pengertian Politik Ekonomi tidak jauh beda dengan kebijakan ekonomi bakan saling mempertegas Politik ekonomi adalah kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk memperbaiki keadaan ekonomi yang sedang memburuk atau menjaga agar suasana perekonomian yang kondunsif tetap langgeng. Bahkan ada ahli mengatakan politik ekonomi itu adalah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan  kebijakan ekonomi adalah cara-cara yang ditempuh atau tindakan-tindakan yang diambil oleh pemerintah di bidang ekonomi dalam upaya mencapai kemakmuran rakyat.
       Manurut menurut Prathama Rahardja(1995). Beberapa sarana politik ekonomi yang penting:
        Politik moneter, merupakan kebijakan pemerintah dalam mengatur keuangan dan perkreditan negara. Misalnya, kebijakan mengenai jumlah uang yang beredar, pemberian kredit, dan tinggi rendahnya suku bunga.
        Politik Fiskal, merupakan kebijakan pemerintah dalam bidang mengatur kebijakan negara, naik di bidang anggaran maupun perpajakan.
         Politik Produksi, adalah kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan peningkatan prduksi dalam negeri dengan menggunakan sumber-sumber alam secara efisien.
          Politik perdagangan bilateral dan internasional, merupakan kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan ekspor impor, neraca pembayaran, utang luar negeri, kurs valuta asing, dan kerja sama internasional.
           Politik harga dan upah, adalah kebijakan pemerintah dalam pengawasan dan pengendalian harga-harga barang terutama dari segi penetapan harga minimal dan haraga maksimal suatu barang dan penetapan upah minimum regional dan nasional. sebab harga dan upah yang merupakan bagian penting dalam usaha stabilitas dalam bidang ekonomi.
             Politik sosial dan ketenagakerjaan, merupakan kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan penciptaan kesempatan kerja, hubungan tenaga kerja, dan kesejahteraan tenaga kerja.
             Untuk setiap bidang yang penting, pemerintah mempunyai suatu kebijaksanaan, misalnya dalam bidang kependudukan, pertambangan,perkoperasian, dan sebagainya.
  Kesimpulan
        Berdasar dari uraian tersebut diatas maka barangkali tidak ada salahnya kalau penulis berkesimpulan bahwa, politik ekonomi itu adalah kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan  kebijakan ekonomi adalah cara-cara yang ditempuh atau tindakan-tindakan yang diambil oleh pemerintah di bidang ekonomi dalam upaya mencapai kemakmuran rakyat

0 Response to "POLITIK EKONOMI | ekonomiakuntansiid"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel