Definisi Negara Dan Unsur-Unsur Negara | Pembelajaran PPKN

Definisi Negara Dan Unsur-Unsur Negara 

 Defenisi Neagara
Negara adalah sebuah organisasi atau badan tertinggi yang memiliki kewenangan untuk mengatur perihal yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat luas serta memiliki kewajiban untuk mensejahterakan, melindungi dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Pengertian negara dan unsur-unsurnya lengkap – Negara adalah suatu organisasi yang di dalamnya terdapat penduduk (rakyat), wilayah yang permanen, serta pemerintahan yang sah. Sedangkan definisi negara dalam arti luas adalah negara merupakan sosial (masyarakat/penduduk) yang telah diatur secara konstitusional (berdasarkan undang-undang) dalam mewujudkan kepentingan bersama.Unsur-Unsur Negara, dapat kamu baca di bawah ini:
Rakyat atau penduduk suatu negara merupakan warga negara yang mempunyai tempat tinggal & juga mempunya kesepakatan diri untuk bersatu. Warga negara adalah pribumi/penduduk asli Indonesia & penduduk negara lain (asing) yang sedang berada di Indonesia untuk tujuan yang lain.
Wilayah, merupakan tempat tinggal penduduk di suatu negara & merupakan tempat menyelenggarakan suatu pemerintahan yang sah. Wilayah suatu negara terdiri atas diantaranya seperti daratan, lautan, dan juga udara. Wilayah suatu negara berbatasan dengan wilayah negara lainnya (Negara asing). Batas-batas wilayah negara dapat berupa seperti, bentang alam misalnya danau, sungai, pegunungan, laut, lembah. Batas buatan contohnya  seperti pagar kawat berduri, pagar tembok, maupun patok. Lalu batas menurut ilmu pasti berdasarkan garis lintang dan juga garis bujur.
Pemerintahan yang sah dan juga pemerintahan yang berdaulat adalah pemerintahan yang dibentuk oleh rakyat & memiliki kekuasaan tertinggi. Pemerintahan yang sah dan juga dihormati serta ditaati oleh seluruh rakyat maupun pemerintahan negara lain.
Kedaulatan, adalah kekuasaan yang tertinggi/tertinggi untuk membuat UU (Undang-Undang) serta melaksanakannya dengan semua cara.
Berdasar dari defenisi Negara tersebut maka  Inilah fungsi negara

Fungsi Negara, dapat dibaca berikut ini:

Fungsi kertahanan & keamanan, negara wajib melindungi unsur Negara ( seperti rakyat, wilayah, dan juga pemerintahan) dari semua ancaman, gangguan, dan hambatan serta tantangan yang lainnya yang berasal dari factor internal maupun eksternal
Fungsi Pendidikan dan Pembinaan, Sudah menjadi tujuan Negara Indonesia adalah yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke empat; Mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan adanya komitmen tersebut maka sudah menjadi kewajiban negara untuk menada pendidikan smaksimal mungkin.
Fungsi Keadilan, negara wajib berlaku adil dimata maupun dimuka hukum tanpa ada diskriminasi ataupun kepentingan tertentu. Contohnyaseperti: Setiap orang yang telah melakukan tindakan kejahatan mendapat hukuman tanpa melihat kedudukan maupun jabatan orang tersebut.
Fungsi Kesejahteraan & Kemakmuran, negara bisa mengeksplorasi sumber daya alam yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan kehidupan masyarakat supaya lebih makmur dan tentunya sejahtera.
Fungsi Pengaturan & Keadilan, negara membuat peraturan perundang-undangan untuk  sebagai melaksanakan kebijakan dengan ada landasan yang kuat untuk membentuk tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsan dan bernegara.
Itulah secara singkat mengenai pengertian negara, unsur-unsur dan fungsi negara, semoga dapat bermanfaat

Defenisi Negara menurut Ahli

    John Locke dan Rousseau, negara merupakan suatu badan atau organisasi hasil dari perjanjian masyarakat.
    Max Weber, negara adalah sebuah masyarakat yang memiliki monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam wilayah tertentu.
    Mac Iver, sebuah negara harus memiliki tiga unsur poko, yaitu wilayah, rakyat, dan pemerintahan.
    Roger F.Soleau, negara adalah alat atau dalam kata lain wewenang yang mengendalikan dan mengatur persoalan-persoalan yang bersifat bersama atas nama masyarakat.
    Prof. Mr. Soenarko, Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai suatu kedaulatan, sedangkan Prof. Miriam Budiardjo memberikan pengertian Negara adalah organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongankekuasaan lainnya dan yang dapat menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan bersama itu. Jadi Negara adalah sekumpulan orang yang menempati wilayah tertentu dan diorganisasi oleh pemerintah negara yang sah, yang umumnya mempunyai kedaulatan (keluar dan ke dalam).
Berdasar dari defenisi negara menurut para ahli maka Negara dapat ditinjau dari empat sudut yaitu:
1. Negara sebagai organisasi kekuasaan
Negara adalah alat masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan antara manusia dalam masyarakat tersebut. Pengertian ini dikemukakan oleh Logemann dan Harold J. Laski. Logemann menyatakan bahwa negara adalah organisasi kekuasaan yang bertujuan mengatur masyarakatnya dengan kekuasaannya itu. Negara sebagai organisasi kekuasaan pada hakekatnya merupakan suatu tata kerja sama untuk membuat suatu kelompok manusia berbuat atau bersikap sesuai dengan kehendak negara itu.
2. Negara sebagai organisasi politik
Negara adalah asosiasi yang berfungsi memelihara ketertiban dalam masyarakat berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang diberi kekuasaan memaksa. Dari sudut organisasi politik, negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik atau merupakan organisasi pokok dari kekuasaan politik. Sebagai organisasi politik negara Bidang Tata Negara  berfungsi sebagai alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan antar manusia dan sekaligus menertibkan serta mengendalikan gejala–gejala kekuasaan yang muncul dalam masyarakat. Pandangan tersebut nampak dalam pendapat Roger H. Soltou dan Robert M Mac Iver. Dalam bukunya “The Modern State”, Robert M Mac Iver menyatakan : “Negara ialah persekutuan manusia (asosiasi) yang menyelenggarakan penertiban suatu masyarakat dalam suatu wilayah berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh pemerintah yang dilengkapi kekuasaan memaksa. Menurut RM Mac Iver, walaupun negara merupakan persekutuan manusia, akan tetapi mempunyai ciri khas yang dapat digunakan untuk membedakan antara negara dengan persekutuan manusia yang lainnya. Ciri khas tersebut adalah : kedualatan dan keanggotaan negara bersifat mengikat dan memaksa.
3. Negara sebagai organisasi kesusilaan
Negara merupakan penjelmaan dari keseluruhan individu. Menurut Friedrich Hegel : Negara adalah suatu organisasi kesusilaan yang timbul sebagai sintesa antara kemerdekaan universal dengan kemerdekaan individu. Negara adalah organisme dimana setiap individu menjelmakan dirinya, karena merupakan penjelmaan seluruh individu maka negara memiliki kekuasaan tertinggi sehingga tidak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi dari negara. Berdasarkan pemikirannya, Hegel tidak menyetujui adanya : Pemisahan kekuasaan karena pemisahan kekuasaan akan menyebabkan lenyapnya negara. Pemilihan umum karena negara bukan merupakan penjelmaan kehendak mayoritas rakyat secara perseorangan melainkan kehendak kesusilaan. Dengan memperhatikan pendapat Hegel tersebut, maka ditinjau dari organisasi kesusilaan, negara dipandang sebagai organisasi yang berhak mengatur tata tertib dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, sementara manusia sebagai penghuninya tidak dapat berbuat semaunya sendiri.
4. Negara sebagai integrasi antara pemerintah dan rakyat
Negara sebagai kesatuan bangsa, individu dianggap sebagai bagian integral negara yang memiliki kedudukan dan fungsi untuk menjalankan negara. Menurut Prof. Soepomo, ada 3 teori tentang pengertian negara:
1) Teori Perseorangan (Individualistik)
Negara adalah merupakan sauatu masyarakat hukum yang disusun berdasarkan perjanjian antar individu yang menjadi anggota masyarakat. Kegiatan negara diarahkan untuk mewujudkan kepentingan dan kebebasan pribadi. Penganjur teori ini antara lain : Thomas Hobbes, John Locke, Jean Jacques Rousseau, Herbert Spencer, Harold J Laski.
2) Teori Golongan (Kelas)
Negara adalah merupakan alat dari suatu golongan (kelas) yang mempunyai kedudukan ekonomi yang paling kuat untuk menindas golongan lain yang kedudukan ekonominya lebih lemah. Teori golongan diajarkan oleh : Karl Marx, Frederich Engels, Lenin
3) Teori Intergralistik (Persatuan)
Negara adalah susunan masyarakat yang integral, yang erat antara semua golongan, semua bagian dari seluruh anggota masyarakat merupakan persatuan masyarakat yang organis. Negara integralistik merupakan negara yang hendak mengatasi paham perseorangan dan paham golongan dan negara mengutamakan kepentingan umum sebagai satu kesatuan. Teori persatuan diajarkan oleh : Bendictus de Spinosa, F. Hegel, Adam Muller
Unsur-unsur Negara
1. Penduduk
Penduduk merupakan warga negara yang memiliki tempat tinggal dan juga memiliki kesepakatan diri untuk bersatu. Warga negara adalah pribumi atau penduduk asli Indonesia dan penduduk negara lain yang sedang berada di Indonesia untuk tujuan tertentu.
2. Wilayah
Wilayah adalah daerah tertentu yang dikuasai atau menjadi teritorial dari sebuah kedaulatan. Wilayah adalah salah satu unsur pembentuk negara yang paling utama. Wilaya terdiri dari darat, udara dan juga laut*.
3. Pemerintah
Pemerintah merupakan unsur yang memegang kekuasaan untuk menjalankan roda pemerintahan.
4. Kedaulatan
Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi yang untuk membuat undang-undang dan melaksanakannya dengan semua cara.
Disamping ketiga unsur pokok (konstitutif) tersebut masih ada unsur tambahan (disebut unsur deklaratif) yaitu berupa Pengakuan dari negara lain. Unsur negara tersebut diatas merupakan unsur negara dari segi hukum tata negara atau organisasi negara
Tujuan Negara
Miriam Budiharjo(2010) menyatakan bahwa Negara dapat dipandang sebagai asosiasi manusia yang hidup dan bekerjasama untuk mengejar beberapa tujuan bersama. Dapat dikatakan bahwa tujuan akhir setiap negara adalah menciptaka kebahagiaan bagi rakyatnya.
Sedangkan tujuan Negara Indonesia adalah yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke empat;
    Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia
    Memajukan kesejahteraan umum
    Mencerdaskan kehidupan bangsa
    Ikut melaksanakan ketertiban dunia
Asal Mula Terjadinya Negara
Berdasarkan kenyataan, negara terjadi karena sebab-sebab :
    Ocupatie - Pendudukan yaitu suatu wilayah yang diduduki oleh sekelompok manusia
    Separatie - Pelepasan, yaitu suatu daerah yang semual menjadi wilayah daerah tertentu kemudaia melepaskan diri
    Peleburan, yaitu bebrapa negara meleburkan diri menjadi satu
    Pemecahan, yaitu lenyapnya suatu negara dan munculnya negara baru
Berdasarkan teori, negara terjadi karena
    Teori Ketuhanan, yaitu negara ada karena adanya kehendak Tuhan
    Teori Perjanjian masyarakat, yaitu negara ada karena adanya perjanjian individu-individu (contrac social)
    Teori Kekuasaan, yaitu negara terbentuk karena adanya kekuasaan / kekuatan
    Teori Hukum Alam, yaitu negara ada karena adanya keinginan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang bermacam-macam.

0 Response to "Definisi Negara Dan Unsur-Unsur Negara | Pembelajaran PPKN "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel