Skip to main content

ALASAN PEMBERHENTIAN KARYAWAN | ekonomiakuntansiid

Alasan dilakukannya Pemberhentian Karyawan
       Malayu SP. Hasibuan (2003) menyebutkan beberapa alasan karyawan diberhentikan dari perusahaan, yaitu :
a. Undang-Undang
    Undang-undang dapat menyebabkan seorang karyawan harus diberhentikan dari suatu perusahaan,
    antara lain anak-anak dibawah umur, karyawan WNA, karyawan yang terlibat organisasi terlarang
b. Keinginan Karyawan
    alasannya :
      Pindah ke tempat lain untuk mengurus orang tua
      Kesehatan yang kurang baik
      Untuk melanjutkan pendidikan
      Untuk bewirausaha
     Balas jasa terlalu rendah
     Mendapat pekerjaan yang lebih baik
      Suasana dan lingkungan pekerjaan yang kurang serius
      Kesempatan promosi yang tidak ada
   
  Perlakukan yang kurang adil
c. Keinginan Perusahaan
    Disebabkan :
    Karyawan tidak mampu mengerjakan pekerjaannya
    Perilaku dan kedisiplinannya kurang baik
    Melanggar peraturan dan tata tertib perusahaan
    Tidak dapat bekerja sama dan konflik dengan karyawan lainnya
    Melakukan tindakan amoral dalam perusahaan.
d. Memasuki masa Pensiun
    Undang-undang mempensiunkan seseorang karena telah mencapai batas usia dan masa kerja
    tertentu. Usia kerja seseorang karyawan untuk setatus kepegawaian adalah 55 tahun atau seseorang
    dapat dikenakan pensiun dini, apabila menurut keterangan dokter, karyawan tersebut sudah tidak
    mampu lagi untuk bekerja dan umurnya sudah mencapai 50 tahun dengan masa pengalaman kerja
    minimal 15 tahun
e. Meninggal Dunia
f. Perusahaan Dilikuidasi
   Dalam hal perusahaan dilikuidasi masalah pemberhentian karyawan diatur dengan peraturan
   perusahaan, perjanjian bersama dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk
   menentukan apakah benar atau tidak perusahaan dilikuidasi atau dinyatakan bangkrut harus
   didasarkan kepada peraturan perundang-undangan.

Alasan Perusahaan dilarang melakukan Pemberhentian
Oleh karena demikian, untuk melindungi karyawan dari tindakan demikian, maka pemerintah telah mendapatkan kebijakannya sebagai tertuang di dalam undang-undang No. 13 Tahun 2003 bahwa, pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja dengan alasan:
a.    Pekerja berhalangan masuk karena sakit
b.    Pekerja mengerjakan ibadah yang diperintahkan agamanya
c.    Pekerja menikah
d.   Pekerja dalam keadaan sakit akibat kecelakaan kerja menurut surat keterangan dokter yang jangka waktu penyembuhannya belum dapat dipastikan
e. Pekerja mendirikan, menjadi anggota dan/atau pengurus serikat pekerja, pekerja melakukan kegiatan serikat pekerja di luar jam kerja atau di dalam jam kerja atas kesepakatan pengusaha, atau berdasarkan ketentuan yang diatur dalam pernjanjian kerja bersama.
f.   Karena perbedaan yang paham, agama, aliran politik, suku, wana kulit, golongan, jenis kelamin, kondisi fisik atau status perkawinan.
g.  Pekerja yang mengadukan pengusaha kepada yang berwajib mengenai perbuatan pengusaha yang melakukan tindakan pidana kejahatan.
  Fungsi Pemutusan Hubungan Kerja dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Mengurangi biaya tenaga kerja
2.Menggantikan kinerja yang buruk. Bagian integral dari manajemen adalah mengidentifikasi kinerja yang buruk dan membantu meningkatkan kinerjanya.
3. Meningkatkan inovasi. PHK meningkatkan kesempatan untuk memperoleh keuntungan , yaitu :
 Pemberian penghargaan melalui promosi atas kinerja individual yang tinggi.
 Menciptakan kesempatan untuk level posisi yang baru masuk.
 Tenaga kerja dipromosikan untuk mengisi lowongan kerja sebgai sumber daya yang dapat memberikan inovasi/menawarkan pandangan baru.
4.Kesempatan untuk perbedaan yang lebih besar. Meningkatkan kesempatan untuk mempekerjakan karyawan dari latar belakang yang berbeda-beda dan mendistribusikan ulang komposisi budaya dan jenis kelamin tenaga kerja.

Comments

Popular posts from this blog

SOAL DAN JAWABAN POKOK BAHASAN INDEKS HARGA | ekonomiakuntansiid

SOAL DAN JAWABAN POKOK BAHASAN INDEKS HARGA DAN INFLASI
Untuk lebih memperdalam lagi mengenai indeks haraga maka ada beberapa hal yang harus sahabat ilmu ekonomi ketahui, oleh sebab itu pembahasan kali ini akan membahas tentang metode penghitungan indeks harga, metode penghitungan indeks harga tidak terimbang dan penghitungan indeks harga.
Metode Penghitungan Indeks Harga Secara garis besar, ada dua metode penghitungan indeks harga, yakni metode tidak tertimbang dan metode tertimbang.
a. Metode tidak tertimbang Yaitu metode yang tidak menggunakan faktor penimbang dalam menghitung indeks harga. Karena tidak menggunakan faktor penimbang maka semua barang dianggap sama penting.

Ada dua jenis metode tidak tertimbang, yaitu:

1) Metode agregatif sederhana, yang dirumuskan sebagai berikut:








Contoh soal

Diketahui harga rata-rata 6 macam barang adalah sebagai berikut:

Jika tahun 2001 dijadikan sebagai tahun dasar maka dengan menggunakan metode agregatif sederhana, indeks harga tahun 200…

Soal dan Jawaban Pokok Bahasan Permintaan (Demand) dan Penawaran (Supply) | ekonomiakuntansiid

Soal dan Jawaban Pokok Bahasan Permintaan  (Demand) dan Penawaran (Supply)
Berikut ini akan ditampilkan beberapa soal uraian atau essay dan pembahasan. Akan tetapi sebelumnya ditampikan beberapa teori mengenai Permintaan dan Penawaran, Harga Keseimbangan, Struktur Pasar, Elastisitas, Hukum, Kurva, Komoditas, Input, Ekonomi, agar pembaca tidak terlalu terisolasi kedalam satu pokus . Artinya kalau hanya ditampilkan soal saja boleh jadi pemikiran hanya terkhusus pada satu permasalahan padahal masih banyak permasalahan lain yang berkaitan dengan itu. Permintaan dan Penawaran, Harga Keseimbangan, Struktur Pasar, Elastisitas, Hukum, Kurva, Komoditas, Input, Ekonomi - Masihkah Anda ingat dengan masalah pokok ekonomi? Pada bab sebelumnya telah dijelaskan bahwa masalah itu adalah apakah barang atau jasa yang harus diproduksi dan berapa jumlahnya? Masalah tersebut dapat dipecahkan dengan memperhatikan interaksi antara pembeli dan penjual di pasar. Interaksi tersebut akan menentukan tingkat …

Soal-Soal dan Jawaban Badan Usaha | ekonomiakuntansiid

Soal-Soal dan Jawaban Badan Usaha

Latihan Soal Kegiatan Ekonomi Masyarakat Bab Badan Usaha
Salah satu cara untuk memancing bangkitnya daya nalar setiap orang adalah dengan belajar melalui soal-soal. Makanya itu ditampilkan beberapa soal-soal untuk memancing daya nalarnya sekaligus memacu semangat belajarnya. silahkan dicoba-coba-coba terus insya Allah pasti sukses. 

Soal dan Jawaban Uraian Badan Usaha
1.    Bedakan pengertian antara usaha, perusahaan dan Badan Usaha

Usaha merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan memperoleh hasil yang berupa laba.perusahaan adalah kegiatan usaha yang bersifat tetap, dilakukan secara terus-menerus, dan dikelola secara baik dengan tujuan menghasilkan barang dan jasa sehingga dapat melayani kepentingan umum sekaligus memperoleh laba.Badan usaha merupakan suatu unit ekonomi yang mengkombinasikan seluruh sumber daya ekonomi, seperti sumber daya alam, manusia, modal, serta kewirausahaan untuk menghasilkan barang dan jasa.

2.    Sebutkan jenis bada…