PENGERTIAN PENGEMBANGAN, PENTINGNYA PENGEMBANGAN KARYAWAN |ekonomiakuntansiid


PENGERTIAN PENGEMBANGAN, PENTINGNYA PENGEMBANGAN KARYAWAN
Tidak  heran jika dana untuk pengembangan karyawan melalui pendidikan dan pelatihan karyawan itu melambung tinggi bagi setiap perusahaan. Sebab hanya dengan menempuh cara seperti itu sehingga perusahaan akan memperoleh karyawan yang dapat bekerja dengan hasil kerja maksimal dan berkualitas.
Sumber daya manusia sendiri adalah seluruh kemampuan atau potensi penduduk yang berada di dalam suatu wilayah tertentu beserta karakteristik atau ciri demografis, sosial maupun ekonominya yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembangunan. Jadi membahas sumber daya manusia berarti membahas penduduk dengan segala potensi atau kemampuannya. Potensi manusia menyangkut dua aspek yaitu aspek kuantitas dan kualitas (M.M. Papayungan, 1995: 110).

Karyawan adalah sumberdaya manusia yang Potensi manusianya yang nantinya ditunjukkan dalam aspek yang salah satunya adalah kualitas, hanya dapat dicapai dengan adanya pengembangan karyawan melalui pendidikan dan pelatihan karyawan. Hal tersebut diperlukan karena karyawan merupakan faktor yang paling mempengaruhi kehidupan perusahaan. Kemampuan karyawan untuk mempengaruhi alamnya menunjukkan bahwa posisi karyawan sangat sentral adanya.
Perusahaan tanpa didukung oleh kemampan kulitatif yang kompetitif dari karyawan maka perusahaan tersebut tidak akan dapat melaju dengan perusahaan yang sejenis. Sebab tidak boleh tidak perusahaan yang memiliki karyawan yang dinamis dan kualitatif secara pasti akan melaju merebut pasar secara maksimal. Sebaliknya bagi perusahaan yang karyawannya statis dan inkualitatif maka pasti akan mengalami degradasi secara berangsur-angsur.
Oleh karena itu, karyawan yang ada hendaklah dikembangkan sedemikian rupa guna mencapai kesejahteraan. Pengembangan karyaawan ini amat diperlukan karena memiliki aspek yang penting bagi peningkatan produktivitas karyawan dan juga memiliki tujuan-tujuan terntentu yang pastinya harus dicapai demi kemajuan pembangunan suatu bangsa.

Tulisan ini akan menunjukkan seperti apa pentingnya dan tujuan dari pengembangan sumber daya manusia, agar sumber daya manusia yang ada terutama di Indonesia tidak berjalan ditempat akan tetapi mengalami kemajuan dalam pembangunan.

Pengertian Pengembangan Karyawan
Pengembangan adalah suatu langkah maju untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis,konseptual, dan moral karyawan baik dengan tujuan operasional maupun sesuai dengan kebutuhan pekerjaan/jabatan melalui pendidikan dan latihan dengan tujuan agar karyawan ketika diberi tugas dan tanggung jawab tidak terlalu merasa rendah diri.
Pengembangan karyawan berkaitan dengan tersedianya kesempatan dan pengembangan belajar, membuat program-program training yang meliputi perencanaan, penyelenggaraan, dan evaluasi atas program-program tersebut (Armstrong, 1997:504)
Mengapa dikatakan demikian sebab, Pengembangan karyawan dapat didefinisikan sebagai seperangkat aktivitas yang sistematis dan terencana yang dirancang dalam memfasilitasi para pegawainya dengan kecakapan yang dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan pekerjaan, baik jangka pendek maupun jangka panjang (Harrish and Desimone, 1992:2)
Makanya itu suatu kewajaran jika dikatakan bahwa, Pengembangan sumber daya manusia adalah suatu usaha  yang terencana dan berkelanjutan yang dilakukan oleh organisasi dalam meningkatkan kompetensi pegawai dan kinerja organisasi melalui program-program pelatihan, pendidikan, dan pengembangan (Mondy and Noe, 1990:270).
Sebab ada dua kepentingan perusahaan yang tidak boleh tidak harus dipenuhi Yakni; kepentingan operasional setiap saat dan kepentingan pengembangan usaha masa datang. Untuk kepentingan operarasional ditempuh melalui pelatihan. Sedang kepentingan pengembangan perusahaan adalah melalui pendidikan. 

Dari beberapa pengertian di atas, dapat dikatakan bahwa pengembangan karyawan adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh organisasi dalam memfasilitasi pegawai agar memiliki pengetahuan, keahlian, dan/atau sikap yang dibutuhkan dalam menangani pekerjaan baik sekarang maupun masa datang. Aktivitas yang dimaksud, tidak hanya pada  aspek pendidikan dan pelatihan saja, akan tetapi menyangkut aspek karier dan pengembangan organisasi. Dengan kata lain,pengembangan karyawan berkaitan erat dengan upaya meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan/atau sikap anggota organisasi serta penyediaan jalur karier yang didukung oleh optimisasi dan dinamisasi perusahaan organisasi dalam memcapai tujuan perusahaan menuju peningkatan output secara maksimal.

   Pentingnya Pengembangan Karyawan

Pengembangan karyawan perlu dilakukan secara terencana dan berkesinambungan. Agar pengembangan dapat dilaksanakan dengan baik, harus lebih dahulu ditetapkan suatu program pengembangan karyawan.
Progam pengembangan karyawan hendaknya disusun secara cermat dan didasarkan kepada metode-metode ilmiah serta berpedoman pada keterampilan yang dibituhkan perusahaan saat ini maupun masa depan. Pengembangan haruslah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis, konseptual serta moral sumber daya manusia supaya prestasi kerjanya baik dan mencapai hasil yang optimal.

Pengembangankaryawan dirasa semakin penting manfaatnya karena tuntutan jabatan atau pekerjaan, sebagai akibat kemajuan teknologi dan semakin ketatnya persaingan diantara perusahaan yang sejenis.

Setiap karyawan yang ada di dalam suatu perusahaan (dunia kerja) dituntut agar bekerja efektif, efisien kualitas dan kuantitas pekerjaannya baik sehingga daya saing perusahaan semakin besar. Pengembangan ini dilakukan untuk tujuan nonkarier maupun karier bagi karyawan perusahaan. Oleh karena itu seharusnya pimpinan dalam suatu perusahaan semakin menyadari bahwa karyawan yang baru saja memasuki dunia kerja pada umumnya hanya memiliki kecakapan teoritis saja dari bangku kuliah ataupun dari jenjang pendidikan yang baru saja mereka tempuh. Jadi, pengembangan kawyawan perlu dilakukan, karena untuk melatih dan meningkatkan kemampuannya secara nyata untuk dapat menyelesaikan pekerjaannya.
Pengembangan karyawan ini sangatlah penting sekalipun membutuhkan dana yang besar dalam pengusahaannya, akan tetapi dana yang besar tersebut hal ini merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan.
Karena dengan hal ini, maka karyawan yang ada akan bekerja lebih efektif karena sudah terampil dan cakap, sehingga ketika mereka menyelesaikan pekerjaannya (melakukan) maka mereka akan bekerja secara maksimal dan kualitatif. Dengan demikian efektifitas dan efesiensi pengelolaan terhindar dari pengorbanan dana yang sia-sia untuk mendapatkan keuntungan yang setiap saat mengalami peningkatan secara signifikan maupun tujuan yang telah ditetapkan pada awal akan tercapai secara keseluruhan. Imbasnya bagi karyawan yang ada maka akan memdapatkan penghargaan berupa gaji yang maksimal, sehingga dapat digunakan untuk sarana memperbaiki diri dan juga penyemangat dalam bekerja.

Pengembangan karyawan sendiri juga dapat dibedakan menjadi dua. Yakni pengembangan karyawan  secara makro dan secara mikro. Pengembangan karyawan penting sekali dalam rangka mencapai tujuan pembangunan secara efektif. Pengembangan karyawan secara makro ini bertumpu pada pengertian bahwa pengembangan karyawan yang terarah dan terencana disertai pengelolaan yang baik akan dapat menghemat sumber daya alam yang ada, atau setidaknya pengelolaan dan pemakaian sumber daya alam dapat secara tepat guna. Karena karyawan yang telah dikembangkan seemikian rupa, akan memiliki keahlian yang cukup untuk memanfaatkan hasil alam secara berkelanjutan.

Yang kedua adalah pengembangan karyawan secara mikro. Pengembangan karyawan secara mikro ini lebih menekankan pada pengoptimalan hasil kerja yang maksimal dalam suatu perusahaan.

Baik secara makro maupun mikro, pengembangan karyawan jelaslah menuju pada sasaran yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia yang nantinya akan bermuara pada pembangunan bangsa.


Pentingnya pengembangan karyawan ini juga dapat diklasifikasikan menurut manfaatnya bagi masing-masing subjek yang ada, yakni bagi indivudu selaku tenaga kerja, perusahaan, dan untuk personal, hubungan manusia, dan pelaksanaan kebijakan.
Manfaat untuk individu selaku tenaga kerja
Membantu individu selaku tenaga kerja dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan pemecahan yang efektif.
Melalui pengembangan karyawan, peubah motivasi dari pengakuan, prestasi, pertumbuhan, tanggung jawab, dan kemajuan diinternalisasikan dan dilaksanakan.
Membtu dalamm mendorong dan mencapai pengembangan dan kepercayaan diri.
Membantu seseorang dalam mengatasi stress, tensi, kekecewaan, dan konflik.
Menyediakan informasi untuk memperbaiki pengetahuan kepemimpinan, ketrampilan berkomunikasi, dan sikap.
Meningkatkan pemberian pengakuan dan perasaan kepuasan pekerjaan.
Mengarahkan seseorang pada tujuan personal sambil memperbaiki keterapilan berinteraksi.
Memuaskan kebutuhan personal bagi karyawan
Mengembankan jiwa untuk terus mau belajar
Membantu seseorang dalam mengembangkan keterampilan berbicara dan mendengarkan juga kemampuan menulis.
Membantu mengurangi rasa takut dan khawatir dalam mencoba melakukan tugas baru.
Manfaat untuk perusahaan
    Mengarahkan kemampulabaan dan atau lebih bersikap positif terhadap orientasi pada keuntungan
    Memperbaiki pengetahuan dan keterampilan pada semua tingkat perusahaan
    Memperbaiki moral pekerja
    Membantu orang mengidentifikasi tujuan perusahaan
    Membantu menciptakan citra perusahaan yang lebih baik
    Membantu perkembangan kebenaran, keterbukaan, dan kepercayaan.
    Memperbaiki hubungan antara atasan dan bawahan
    Membantu pengembangan perusahaan
    Belajar dari karyawan yang dilatih
    Membantu dalam mempersiapkan petunjuk pekerjaan
    Membantu dalam memahami dan melaksanakan kebijakan perusahaan
    Menyediakan informasi untuk kebutuhan masa depan dalam semua segi di perusahaan
    Perusahaan mendapat keputusan yang lebih efektif dalam pemecahan masalah
    Membantu dalam pengembangan promosi dari dalam perusahaan
   Membantu dalam pengembangan keterampilan kepemimpinan, motivasi, loyalitas, sikap yang lebih baik, dan aspek-aspek lainnya yang menampilkan pekerja dan manajer yang sukses
Membantu dalam meningkatkan produktivitas dan kulaitas kerja.
Membantu agar terjadi penurunan biaya dalam banyak aspek, seperti produksi, personalia, administrasi, dan sebagainya
Mengembangkan rasa tanggung jawab sejalan dengan kompetensi dan kemampuan dalam pengetahuan.
Memperbaiki hubungan antara pekerja dan manajemen.
Mengurangi biaya konsultasi dari pihak luar dengan memanfaatkan konsultan internal yang kompeten
Menstimuli pengelolaan pencegahan terjadinya banyak pemecatan
Mengurangi perilaku suboptimal, seperti menyembunyikan alat.
Menciptakan iklim yang tepat untuk pertumbuhan dan komunikasi.
Membantu dalam perbaikan komunikasi organisasi perusahaan .
Membantu karyawan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada
Membantu dalam mengatasi konflik dan juga mencegah setres dan tensi
Manfaat Untuk Personal, Hubungan Manusia, dan Pelaksanaan Kebijakan
Memperbaiki komunikasi antara kelompok dan individual
Membantu dalam orientasi untuk karyawan baru dan mendapatkan pekerjaan baru melalui pengalihan dan atau promosi
Menyediakan informasi tentang kesempatan yang sama dan kegiatanyan disepakati
Menyediakan informasi tentang hokum pemerintah yang berlaku dan kebijakan administrasi
Memperbaiki keterampilan hubungan lintas personal.
Membuat kebijakan, aturan, dan regulasi perusahaan yang dapat dilaksanakan
Memperbaiki moral membangun kepanduan gerak
Menyediakan lingkungan  yang baik untuk belajar, berkembang, dan koordinasi
Membuat perusahaan menjadi tempat yang lebih baik untuk bekerja dan hidup
Tujuan Pengembangan Karyawan

Secara umum tujuan pengembangan karyawan adalah untuk memastikan bahwa organisasi mempunyai orang orang yang berkualitas untuk mencapai tujuan organisasi untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan (Armstrong, 1997:507). Tujuan tersebut di atas dapat dicapai dengan memastikan bahwa setiap orang dalam organisasi mempunyai pengetahuan dan keahlian dalam mencapai tingkat kemampuan yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaaan mereka secara efektif. Selain itu perlu pula diperhatikan bahwa dalam upaya pengembangan karyawan ini, kinerja individual dan kelompok adalah subyek untuk peningkatan yang berkelanjuktan dan bahwa orang-orang dalam organisasi dikembangkan dalam cara yang sesuia untuk memaksimalkan potensi serta promosi mereka.

Berikut ini tujuan pengembangan Karyawan dapat Dilihat ;

    Meningkatkan Produktivitas Kerja

Dengan pengembangan, produktivitas kerja karyawan akan meningkat, kualitas dan kuantitas produksi semakin baik, karena technical skill, human skill, dan managerial skill karyawan yang semakin baik.

    Mencapai Efisiensi

Pengembangan karyawan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tenaga, waktu, bahan baku, dan mengurangi ausnya mesin-mesin. Pemborosan berkurang, biaya produksi relative kecil sehingga daya saing perusahaan semakin besar.

    Meminimalisir Kerusakan

Pengembangan karyawan bertujuan untuk mengurangi kerusakan barang, produksi, dan mesin-mesin karena karyawan semakin ahli dan terampil dalam melaksanakan pekerjaannya

    Mengurangi Kecelakaan

Pengembangan bertujuan untuk mengurangi tingkat kecelakaan karyawan, sehingga jumlah biaya pengobatan yang dikeluarkan perusahaan berkurang.

    Meningkatkan Pelayanan

Pengembangan bertujuan untuk meningkatkan pelaayanan yang lebih baik dari karyawan kepada nasabah perusahaan, karena pemberian pelayanan yang baik merupakan daya penarik yang sangat penting bagi rekana-rekanan perusahaan bersangkutan.

    Memelihara Moral Pegawai

Dengan pengembangan moral karyawan akan lebih baik karena keahlian dan keterampilannya sesuai dengan pekerjaannya sehinggamereka antusias untuk menyelesaikan pekerjaanya dengan baik.

    Meningkatkan Peluang Karier

Dengan pengembangan, kesempatan untuk meningkatkan karier karyawan semakin besar, karena keahlian, keterampilan, dan prestasi kerjanya lebih baik. Promosi ilmiah biasanya didasarkan kepada keahlian dan prestasi kerja seseorang.

    Meningkatkan Kemampuan Konseptual

Dengan pengembangan, karyawan semakin cakap dan cepat dalam memgambil keputusan yang lebih baik, karena technical skill, human skill, dan managerial skill nya lebih baik

    Meningkatkan Kepemimpinan

Dengan pengembangan, kepemimpinan seorang manager akan lebih baik, human relationsnya lebih luwes, motivasinya lebih terararh sehingga pembinaan kerjasama vertical dan horizontal semakin harmonis

    Peningkatan Balas jasa

Dengan pengembangan, balas jasa (gaji, upah insentif, dan benefits) karyawan akan meningkat karena prestasi kerja mereka semakin besar.

    Peningkatan Pelayana Kepada Konsumen

Pengembangan karyawan  akan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat konsumen karena mereka akan memperioleh barang atau jasa yang lebih bermutu. (Malayu Hasibuan,2000:70-72)

    Meningkatkan penghayatan jiwa dan ideology
    Meningkatkan ketetapan perencanaan karyawan
    Meningkatkan rangsangan agar pegawai mampu berprestasi secara maksimal
    Meningkatkan perkembangan pegawai (AA Anwar Prabu Mangkunegara, 2000:45)

Menurut Schuler dalam buku yang ditulis oleh Sondang P Siagian tahun 2008 halaman 124 tujuan dari kegiatan pengembangan karyawan adalah

    Mengurangi dan menghilangkan kinerja yang buruk

Dalam hal ini kegiatan pengembangan akan meningkatkan kinerja pegawai saat ini, yag dirasakan kurang dapat bekerja secara efektif dan ditunjukkan untuk dapat mencapai efektivitas kerja sebagaimana yang diharapkan oleh organisasi.

    Meningkatkan fleksibilitas dari angkatan kerja

Dengan semakin banyaknya keterampilan yang dimiliki pegawai, maka akan lebih fleksibel dan mudah untuk menyesuaikan diri dengan kemungkinan adanya perubahan yang terjadi dilingkungan organisasi. Misalnya, bila organisasi memerlukan pegawai dengan kualifikasi tertentu, maka organisasi tidak perlu lagi menambah pegawai yang baru oleh karena pegawai yang dimiliki sudah cukup memenuhi syarat untuk pekerjaan tersebut.

    Meningkatkan komitmen karyawan

Dengan melalui kegiatan pengembangan, pegawai diharapkan akan memiliki persepsi yang baik tentang organisasi yang secara tidak langsung akan meningkatkan komitmen kerja pegawai serta dapat memotivasi mereka untuk menampilkan kinerja yang baik.

    Mengurangi turn over dan absensi

Bahwa dengan semakin besarnya komitmen pegawai terhadap organisasi akan memberikan dampak terhadap adanya pengurangan tingkat turn over absensi. Dengan demikian juga berarti meningkatkan produktivitas organisasi.


PENUTUP

    Kesimpulan

Pengembangan karyawan adalah segala aktivitas yang dilakukan oleh organisasi dalam memfasilitasi pegawai agar memiliki pengetahuan, keahlian, dan/ atau sikap yang dibutuhkan dalam menangani pekerjaan saat ini atau yang akan datang

Progam pengembangan karyawan hendaknya disusun secara cermat dan didasarkan kepada metode-metode ilmiah serta berpedoman pada keterampilan yang dibituhkan perusahaan saat ini maupun masa depan. Pengembangan haruslah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis, konseptual serta moral sumber daya manusia supaya prestasi kerjanya baik dan mencapai hasil yang optimal.

Pentingnya pengembangan karyawan ini juga dapat diklasifikasikan menurut manfaatnya bagi masing-masing subjek yang ada, yakni bagi indivudu selaku tenaga kerja, perusahaan, dan untuk personal, hubungan manusia, dan pelaksanaan kebijakan.

Secara umum tujuan pengembangan karyawan adalah untuk memastikan bahwa organisasi mempunyai orang orang yang berkualitas untuk mencapai tujuan organisasi untuk meningkatkan kinerja dan pertumbuhan (Armstrong, 1997:507). Secara rinci tujuan pengembangan karyawan dapat diuraikan menjadi beberapa tujuan yakni meningkatkan produktivitas kerja, mencapai efisiensi, meminimalisir kerusakan, mengurangi kecelakaan, meningkatkan pelayanan, memelihara moral pegawai, meningkatkan peluang karier, meningkatkan kemampuan konseptual, meningkatkan kepemimpinan, peningkatan balas jasa, peningkatan pelayana kepada konsumen, meningkatkan penghayatan jiwa dan ideology, meningkatkan ketetapan perencanaan karyawan, meningkatkan rangsangan agar pegawai mampu berprestasi secara maksimal, meningkatkan perkembangan pegawai, mengurangi dan menghilangkan kinerja yang buruk, meningkatkan fleksibilitas dari angkatan kerja, meningkatkan komitmen karyawan, mengurangi turn over dan absensi

     Saran

Pengembangan karyawan perlu ditingkatkan kembali guna meningkatkan kualitas karyawan yang ada, terutama di Indonesia. Dalam upaya pengembangan sumber dayamanusia itu hendaknya dengan pemberian pendidikan yang layak bagi karyawan di Indonesia, agar mampu berkualitas dan berdaya saing,

 DAFTAR PUSTAKA

A.A Anwar prabu Mangkunegara.2001. Manajemen sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosda Karya

Armstrong, Michael.1994.Seri Pedoman Manjemen, Manajemen Sumber Daya Alam. Jakarta:Gramedia

Malayu S.P. Hasibuan.2000.Manajaman Sumber Daya Manusia. Jakarta:Bumi Aksara

M.M Papayungan.1995.Pengembangan dan Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Industrial Pancasila.Bandung:Mizan

Soekidjo Notoatmodjo.2003.Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta : Rineka Cipta

Sondang P. Siagian.1991. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara

Tb. Sjafri Mangkuprawira.2011. Manajemen sumber Daya Manusia Strategik Edisi Kedua. Bogor:Ghalia Indonesia

www.stialanbandung.ac.id/index.php?option=com-content&view=article&id=389:pengembangan-sdm-bagian-pertama&catid=12:artikel&itemid=85

0 Response to "PENGERTIAN PENGEMBANGAN, PENTINGNYA PENGEMBANGAN KARYAWAN |ekonomiakuntansiid"

Post a Comment

Postingan Populer

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel