Pengertian Pengintegrasian, Pentingnya Pengintegrasian | ekonomiakuntansiid

Pengertian Pengintegrasian, Pentingnya Pengintegrasian
Mengapa pengintegrasian itu penting, karena pengintegrasian (integration) adalah fungsi operasional manajemen personalia yang terpenting. Sulit, dan kompleks untuk merealisasikannya. Hal ini disebabkan karena karyawan /manusia bersifat dinamis dan mempunyai pikiran, perasaan,harga diri,sifat, serta membawa latar belakang,Perilaku,keinginann dan kebutuhan yang berbeda-beda dalam organisasi perusahaan.
Makanya itu karyawan tidak dapat diperlakukan seenaknya seperti menggunakan faktor-faktor produksi lainnya(mesin,modal,atau bahan baku). Karyawan juga harus selalu diikut sertakan dalam setiap kegiatan serta memberikan peran aktif untuk menggunakan alat-alat yang ada. Karena tanpa peran aktif karyawan, alat-alat canggih yang dimiliki tidak ada artinya bagi perusahaan.
Sebab alat-alat canggih tersebut tidak berfungsi tanpa manusia atau karyawan yang menggunakannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Makanya itu peran aktif karyawan sangat diharapkan. Untuk memacu peran aktif tersebut maka pengintegrasian itu sangat penting.     
Pengertian Pengintegrasian
Adalah kegiatan untuk menyatupadukan keinginan karyawan & kepentingan perusahaan, agar tercipta kerjasama yg memberikan kepuasan. 
Pengintegrasian adalah kegiatan menyatupadukan keinginan karyawan dan kepentingan perusahaan, agar tercipta kerjasama yang saling memberikan kepuasan.
Tujuannya adalah;
Tujuan pengintegrasian adalah memanfaatkan karyawan agar mereka bersedia bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam menunjang tercapainya tujuan perusahaan serta terpenuhinya kebutuhan karyawan dengan prinsip menciptakan kerjasama yang baik dan saling menguntungkan.
Inti dari Tujuan Pengintegrasian adalah Memanfaatkan karyawan agar mereka bersedia bekerja keras & berpartisipasi aktif dlm menunjang tercapainya tujuan perusahaan serta terpenuhinya kebutuhan karyawan. 

Pentingnya Pengintegrasian
Pengintegrasian (integration) ialah fungsi operasional manajemen personalia yang terpenting, sulit dan kompleks untuk merealisasikannya. Hal ini disebabkan karena karyawan/manusia bersifat dinamis dan mempunyai pikiran, perasaan, harga diri, sifat, serta membawa latar belakang, perilaku, keinginan dan kebutuhan yang berbeda-beda dalam organisasi perusahaan.

Karyawan tidak dapat diperlakukan seenaknya seperti menggunakan faktor-faktor produksi lainnya (mesin, modal atau bahan baku). Karyawan juga harus selalu diikutsertakan dalam setiap kegiatan serta memberikan peran aktif untuk menggunakan alat-alat yang ada. Karena tanpa peran aktif karyawan, alat-alat canggih yang dimiliki tidak ada artinya bagi peruashaan untuk mencapai tujuannya. Tujuan perusahaan hanya dapat dicapai jika para karyawan bergairah bekerja, mengerahkan kemampuannya dalam menyelesaikan pekerjaan, serta berkeinginan untuk mencapai prestasi kerja yang optimal.

Jika karyawan kurang berprestasi maka sulit bagi organisasi perusahaan dapat memperoleh hasil yang baik. Hal ini mengharuskan pemimpin menggunakan kewenangannya untuk mengubah sikap dan perilaku karyawan supaya mau bekerja giat serta berkeinginan mencapai hasil yang optimal.

Pengintegrasian adalah kegiatan menyatupadukan keinginan karyawan dan kepentingan perusahaan, agar tercipta kerja sama yang memberikan kepuasan. Usaha untuk pengintegrasian dilakukan melalui hubungan antar manusia (human relation), motivasi, kepemimpinan, kesepakatan kerja bersama (KKB), dan Collective Bargaining.

Jadi pengintegrasian adalah hal yang sangat penting dan merupakan salah satu kunci untuk mencapai hasil yang baik bagi perusahaan maupun terhadap karyawan sehingga memberikan kepuasan kepada semua pihak. Kayawan dapat memenuhi kebutuhannya dan perusahaan memperoleh laba.

Tujuan Pengintegrasian

Tujuan pengintegrasian adalah memanfaatkan karyawan agar mereka bersedia bekerja keras dan berpartisipasi aktif dalam menunjang tercapainya tujuan perusahaan serta terpenuhinya kebutuhan karyawan.

Prinsip Pengintegrasian

Prinsip pengintegrasian adalah menciptakan kerjasama yang baik dan saling menguntungkan. Sebab tanpa pengitegrasian maka keuntungan maksimal sulit diwujudkan manjadi suatu kenyataan.
Metode pengintegrasian
Berikut ii ada beberapa metode pengintegrasian menurut sebagian ahli diantaranya:
Hubungan antar manusia
Motivasi
Kepemimpinan
Kesepakatan kerja bersama (KKB)
Collective bargaining.
Hubungan Antarmanusia
Hubungan antar manusia akan tercipta serta terpelihara dengan baik, jika ada kesediaan melebur sebagian keinginan individu demi tercapainya kepentingan bersama yg didasarkan atas saling pengertian, harga menghargai, hormat menghormati, toleransi, menghargai pengorbanan, dan peranan yg diberikan setiap individu anggota kelompok/karyawan.s
Defenisi Motivasi
Edwin B Flippo
Motivasi adalah suatu keahlian, dlm mengarahkan pegawai & organisasi agar mau bekerja secara berhasil, sehingga keinginan para pegawai & tujuan organisasi sekaligus tercapai.
American Encyclopedia
Motivasi adalah kecendrungan (suatu sifat yg merupakan pokok pertentangan) dlm diri seseorang yg membangkitkan topangan & mengarahkan tindak tanduknya.
Merle J. Moskowits
Motivasi secara umum didefenisikan sebagai inisiasi & pengarahan tingkah laku serta pelajaran motivasi sebenarnya merupakan pelajaran tingkah laku.
G. R. Terry
Motivasi adalah keinginan yg terdpt pada diri seseorang individu yg merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan.
Tujuan Motivasi
Meningkatkan moral & kepuasan kerja karyawan
Meningkatkan produktivitas kerja karyawan
Mempertahankan kestabilan karyawan perusahaan
Meningkatkan kedisiplinan karyawan
Mengefektifkan pengadaan karyawan
Menciptakan suasana & hubungan kerja yg baik
Meningkatkan loyalitas, kreativitas, & partisipasi karyawan
Meningkatkan tingkat kesejahteraan karyawan
Mempertinggi rasa tanggung jawab karyawan terhadap tugas-tugasnya.
Meningkatkan efesiensi penggunaan alat-alat & bahan baku.
Asas Motivasi
Asas mengikutsertakan
Asas komunikasi
Asas pengakuan
Asas wewenang yg didelegasikan
Asas perhatian timbal balik
Model Motivasi
Model tradisional
Model hubungan manusia
Model sumber daya manusia
Teori – teori motivasi
Teori Kepuasan (Content Theory) yg memusatkan pd kebutuhan apa yg memuaskan seseorang & apa yg mendorong semangat bekerja seseorang.
Teori Motivasi Proses (Process Theory) merupakan proses sebab & akibat bagaimana seorang bekerja serta hasil apa yg akan diperolehnya.
Teori Pengukuhan (Reinforcement Theory) yang menitikberatkan atas hubungan sebab & akibat dr perilaku dg pemberian kompensasi.
Penganut Teori Kepuasan, A.l :
Frederik Winslow Taylor dengan Teori Motivasi Klasik bahwa manusia mau bekerja giat utk dpt memenuhi kebutuhan fisik/biologisnya, berbentuk uang/brg dr hasil pekerjaannya.
A. H. Maslow dengan Maslow’s Need Hierarchy Theory (Theory of Human Motivation) yakni seseorang berperilaku/bekerja, krn adanya dorongan utk memenuhi bermacam-macam kebutuhan.
Frederick Herzberg dengan Herzberg’s Two Factor Theory ( Teori Dua Faktor Herzberg), Menurut Herzberg, org menginginkan 2 macam faktor kebutuhan, yaitu :
Pertama : Kebutuhan akan kesehatan atau kebutuhan akan pemeliharaan atau maintenance factors.
Kedua : Faktor pemeliharaan menyangkut kebutuhan psikologis seseorang, meliputi serangkaian kondisi intrinsik & kepuasan pekerjaan.
Dauglas Mc. Gregor dengan Teori X dan Teori Y, teori didasarkan pd asumsi bahwa manusia secara jelas & tegas dapat dibedakan atas manusia penganut teori X (teori tradisional) & manusia penganut teori Y (teori demokratik).
Menurut teori X utk memotivasi karyawan harus dilakukan dg cara pengawasan yg ketat, dipaksa, & diarahkan supaya mereka mau bekerja dg sungguh-sungguh.
Menurut teori Y utk memotivasi karyawan hendaknya dilakukan dg peningkatan partisipasi karyawan, kerja sama, & keterikatan pd keputusan. Tegasnya dedikasi & partisipasi akan lebih menjamin tercapainya sasaran.
Teori Motivasi Proses
Yang termasuk Teori Motivasi Proses :
Teori Harapan (expectancy theory), terbagi atas 3 konsep yaitu :
- Harapan (expectancy) adalah suatu kesempatan yg diberikan terjadi karena perilaku.
- Nilai (value) adalah akibat dr perilaku tertentu mempunyai nilai/martabat tertentu bg setiap individu.
-Pertautan (instrumentality) adalah persepsi dr individu bhw hasil tingkat pertama akan dihubungkan dg hasil tingkat kedua.
Teori Keadilan (equaty theory)
Teori Pengukuhan (reinforcement theory)
• Teori Keadilan (equaty theory)
Keadilan merupakan daya penggerak yg memotivasi semangat kerja seseorang. Jadi atasan harus bertindak adil terhadap semua bawahannya & penilaian pengakuan mengenai perilaku bawahan harus dilakukan secara obyektif.
• Teori Pengukuhan (reinforcement theory)
Teori ini didasarkan atas hubungan sebab & akibat dr perilaku dg pemberian kompensasi. Mis; promosi tergantung dr prestasi yg selalu dpt dipertahankan.
Pemimpin & Kepemimpinan
Pemimpin (leader=head) adalah seseorang yg mempergunakan wewenang & kepemimpinannya, mengarahkan bawahan utk mengerjakan sebagian pekerjaannya dlm mencapai tj organisasi.
Kepemimpinan adalah cara seorang pemimpin mempengaruhi perilaku bawahan, agar mau bekerja sama secara produktif utk mencapai tj organisasi.
Kepemimpinan Pancasila adalah sikap konsisten & konsekuen dlm menghayati & mengamalkan pancasila.
Beberapa gaya kepemimpinan :
Kepemimpinan Otoriter adalah kekuasan atau wewenang, sebagian besar mutlak tetap berada pd pimpinan atau pimpinan tersebut menganut sistem sentralisasi wewenang.
Kepemimpinan Partisipatif adalah kepemimpinan yang menciptakan kerja sama yang serasi, menumbuhkan loyalitas, partisipatif para bawahan.

Kepemimpinan Delegatif adalah kepemimpinan yg mendelegasikan wewenang kpd bawahan dalam melaksanakan pekerjaannya.
Sumber
malayu SP Hasibuan. 2005. Mnajemen Sumberdaya Manusia.PT.Bumi Aksara. Jakarta. 

0 Response to " Pengertian Pengintegrasian, Pentingnya Pengintegrasian | ekonomiakuntansiid"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel